Cukup lama saya mendengar kata integritas, tapi sulit untuk memahami dengan jelas maknanya. Tapi tidak membuat diriku penasaran, tidak penting tapi ini yang terus dibumikan di indonesia.
Yang selama ini, terkadang menjadi boomerang, dalam hal prinsip. Bukan untuk menyombongkan diri tentang sebuah prinsip, menurut saya sebuah pilar kejujuran, jika roboh pilar ini akan merusak sebuah integritas. Saya pernah baca " kue barongko mencirikan sebuah integritas, mulai dari isinya hingga bungkusannya dari pohon yang sama yaitu pisang. Ternyata gampang untuk memaknainya dengan sebuah integritas yah.
Sekian dulu, saya mau lanjutkan makan kue barongkonya...mau ?
Jumat, 18 Desember 2015
Tentang integritas
Jumat, 04 Desember 2015
Berupaya bijak

Keseruan tersendiri mendengar keluhan kawan saya, jawaban satu-satunya yang dapat kuberikan adalah syukuri. Apakah termasuk bijak ?
Bisa saja yang menjawab pernah mengalami, atau berupaya bijak meskipun itu jawaban satu-satunya. Banyak kebuntuan, tapi mengeluh bukan sebuah kebutuhan yang menjadi jawaban. Nilai pembelajaran, pasti tersirat. Karena Allah swt tidak memberikan beban kepada hambanya jika tidak menyanggupi.
Jadi mau jadi orang bijak yang seperti apa dirimu ?
Posted via Blogaway
Langganan:
Postingan (Atom)